Author: bogota

  • Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur

    Cianjur – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M bagikan 1.000 paket bantuan sosial untuk para petani dan masyarakat di kaki Gunung Gede Pangrango tepatnya di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

    Bantuan sosial yang dibagikan utamanya pada petani yang menjalankan program tanam serentak bawang putih itu berisikan sembako untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mangatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan dan membantu para petani selama masa tanam bawang putih.

    “Semoga bantuan ini bisa membantu para petani. Dengan kebutuhan yang tercukupi dapat fokus pada bertani bawang putih, sehingga hasil panennya dapat melimpah,” kata dia, Rabu (19/8/2026).

    Dia juga mengaku bahagia dapat memberi bantuan pada para petani. “Melihat raut bahagia dari petani dan masyarakat, tentu jadi kebagian tersendiri bagi kami. Dan juga membuktikan Polri terus hadir di tengah masyarakat,” kata dia.

    Di sisi lain, Wakapolri menyebut jika Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang dipilih untuk menjalankan program tanam serentak bawang putih untuk mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia.

    Menurut dia, lahan yang digunakan ialah dari PTPN, Dinas Pertanian, dan Gapoktan. Di tahap awal, total ada 44,58 hektare lahan yang sudah siap tanam.

    “Luasan lahan ini akan terus berkembang secara bertahap,” kata dia.

    Dia menjelaskan, dalam empat bulan ke depan, dari tanam serentak tersebut akan menghasilkan panen seliter lebih kurang 450 ton bawang putih.

    “Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata dia.

  • Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri

    Cianjur – Raut bahagia terpancar dari 1.000 petani di kaki Gunung Gede Pangrango tepatnya di Kampung Maleber Desa Ciherang Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur usai menerima bantuan sosial langsung dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

    Satu per satu petani yang menjalankan program tanam bawang putih untuk mewujudkan Asta Cita terutama swasembada bawang putih itu mereka bantuan sosial.

    Ayi, petani Gapoktan Tani Utama, mengaku senang atas bantuan sosial yang diberikan Polri melalui Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

    “Tentu bahagia, karena dengan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan sehari-hari para petani. Terimakasih Polri,” kata dia, Rabu (19/8/2026).

    Senada, Suhendar, Petani Gapoktan Pasir Sapi, mengatakan bantuan sosial tersebut dapat menjadi pemenuh kebutuhan petani seraya menunggu hasil panen program swasembada bawang putih.

    “Dengan bantuan ini tentu kami pada petani tidak lagi dibuat khawatir pemenuhan kebutuhan harian sambil menunggu panen. Jadi kami bisa fokus bertani, agar produksi bawang putih sesuai harapan dan Indonesia bisa swasembada bawang putih,” ucap dia.

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mengatakan total ada 1.000 orang dari dua kelompok tani dan masyarakat di Cianjur yang diberi bantuan sosial dalam rangka pelaksanaan program tanam bawang putih serentak.

    “Kami harap dengan bantuan ini bisa membantu para petani. Dan meningkatkan semangat mereka untuk memaksimalkan hasil produksi bawang putih, demi terwujudnya swasembada bawang putih, seperti yang diamanatkan bapak presiden,” ucap dia.

    Menurut dia, Polri akan terus hadir untuk masyarakat. “Tentu ini menjadi bukti Polri terus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak

    Cianjur – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., memimpin langsung penanaman perdana bawang putih di Kabupaten Cianjur, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penanaman bawang putih secara serentak di 14 daerah di Jawa Barat sebagai upaya mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

    Penanaman yang digelar di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., serta Forkopimda Kabupaten Cianjur. Penanaman dilakukan pada lahan seluas 6 hektare yang melibatkan kelompok tani setempat.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penanaman bawang putih, panen raya, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini merupakan implementasi Asta Cita yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama bangsa.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan Kabupaten Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang dipilih untuk menjalankan program penanaman bawang putih.

    Menurutnya, program tersebut merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian bangsa.

    “Seperti yang selalu disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan merupakan kunci kemandirian bangsa. Dengan swasembada, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan rakyat, tetapi juga memperkuat martabat Indonesia. Maka dari itu, Polri bergerak untuk menyukseskan Asta Cita swasembada, salah satunya melalui bawang putih,” ujar dia.

    Wakapolri menjelaskan, kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun. Namun, sekitar 95 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada impor. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Polri terus mendorong pengembangan budidaya bawang putih bersama kelompok tani dan para pemangku kepentingan.

    “Sejak tahun 2025, kami telah memulai langkah konkret bekerja sama dengan kelompok tani. Total luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 948 hektare dengan capaian panen basah sebesar 9.480 ton pada tahun 2026 ini,” katanya.

    Menurutnya, program tersebut juga terus diperluas dengan melibatkan jajaran kewilayahan Polri. Sebanyak 14 Polda dengan 59 Polres telah berpartisipasi aktif, dengan total lahan yang ditanam mencapai 279,53 hektare dan estimasi hasil panen sebesar 2.795,4 ton.

    Khusus di wilayah Polda Jawa Barat, penanaman bawang putih serentak dilaksanakan pada lahan seluas 44,58 hektare dengan potensi hasil panen mencapai 445,8 ton. Lahan tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya PTPN, Dinas Pertanian, serta Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan.

    Wakapolri mengatakan luasan lahan tersebut akan terus dikembangkan secara bertahap sehingga produksi bawang putih nasional dapat semakin meningkat.

    “Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata dia.

    Selain kegiatan penanaman di Cianjur dan wilayah Jawa Barat, rangkaian kegiatan serentak juga dilaksanakan di Sembalun, Lombok Timur. Di lokasi tersebut dilakukan penanaman bawang putih pada lahan seluas 120 hektare, panen raya pada lahan 105 hektare, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

    Gudang tersebut akan menjadi fasilitas penyimpanan dan penjemuran bawang putih untuk menjaga kualitas hasil panen serta mendukung stabilitas pasokan bawang putih.

  • Kasppg Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota Raih Penghargaan sebagai Kasppg Teladan Tingkat Jawa Barat

    Bogor – Komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik melalui pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali mendapat apresiasi. Kepala SPPG (Kasppg) Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota, Mad Hadi Fadilah, S.E., menerima penghargaan sebagai Kasppg Teladan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja SPPG Pasirkuda 1 yang dinilai mampu menunjukkan kualitas pelayanan serta komitmen dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. SPPG Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota menjadi salah satu dari lima dapur terbaik di wilayah Jawa Barat yang mendapatkan penghargaan tersebut.

    Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut, Mad Hadi Fadilah hadir memenuhi undangan pemberian penghargaan sebagai Kepala SPPG Teladan. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian kegiatan Sidang Tahunan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

    Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polresta Bogor Kota, khususnya karena SPPG Pasirkuda 1 yang berada di wilayah Bogor Barat mampu menunjukkan kinerja terbaik dan dipercaya mewakili wilayah kerja KPPG Bogor.

    Wilayah kerja KPPG Bogor sendiri meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, serta Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Dengan demikian, terpilihnya SPPG Pasirkuda 1 sebagai Kasppg Teladan menjadi sebuah pencapaian yang tidak hanya membawa nama baik SPPG Pasirkuda 1, tetapi juga Polresta Bogor Kota dan wilayah Bogor.

    Dalam proses penilaian dan pelaksanaan tugasnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, kekompakan, serta komitmen seluruh tim SPPG Pasirkuda 1 dalam menjalankan pelayanan. Sinergi antara pengelola, personel, mitra, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan SPPG.

    Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran SPPG Pasirkuda 1 untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga standar kebersihan dan pengelolaan makanan, serta memastikan program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

    Selain SPPG Pasirkuda 1, terdapat empat SPPG lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai bagian dari lima dapur terbaik di Jawa Barat, yaitu SPPG Cianjur Cipanas Sindanglaya dengan Yayasan/Mitra Persyarikatan Muhammadiyah, SPPG Kota Bogor Bogor Tengah Kebon Kalapa 1 dengan Yayasan/Mitra Bhakti Garuda Putra, SPPG Kota Bogor Bogor Barat Pasir Kuda 1 dengan Yayasan/Mitra Kemala Bhayangkari, SPPG Kota Bogor Bogor Barat Pasir Kuda 3 dengan Yayasan/Mitra Bunda Babando Kayo, serta SPPG Bogor Parung Warujaya 5 dengan Yayasan/Mitra Cendekia Waskita.

    Khusus SPPG Pasirkuda 1, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama dan komitmen seluruh unsur yang terlibat mampu menghasilkan pelayanan yang berkualitas dan mendapat pengakuan di tingkat wilayah.

    Penghargaan sebagai Kasppg Teladan juga menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan. Prestasi yang telah diraih diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi dapat menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Polresta Bogor Kota menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Kasppg Pasirkuda 1 beserta seluruh tim. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel dan jajaran untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program yang memiliki dampak positif dan berkelanjutan.

    Dengan diraihnya penghargaan tersebut, SPPG Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota diharapkan semakin konsisten menjaga kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan seluruh tim dapat menghasilkan karya yang membanggakan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Kebon Kalapa Monitoring Perlombaan Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI- 81

    KOTA BOGOR-Bhabinkamtibmas Kebon Kalapa Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar monitoring kegiatan perlombaan agustusan dalam rangka memperingati HUT RI ke – 81, Selasa (18/8/2026).

    Hal itu sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro untuk hadir ditengah masyarakat.

    “Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia segenap masyarakat melakukan serangkaian kegiatan perlombaan di wilayah, agar pelaksanaan berjalan lancar aman dan tertib anggota ikut terlibat monitoring dam pengamanan,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, Selasa (18/8/2026).

  • Kapolda Jabar Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 81 di Gedung Sate, Puluhan Ribu Warga Antusias

    Puluhan ribu masyarakat memenuhi kawasan Gedung Sate Bandung untuk mengikuti rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8/2026).
    Mereka berdiri secara tertib di pinggir jalan, menanti iring-iringan kereta kencana yang membawa duplikat Bendera Merah Putih dari Bale Pakuan.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang bertindak sebagai pemimpin upacara, berdiri di tengah mimbar yang disiapkan.
    Upacara juga dihadiri para pejabat, seperti Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, dan sejumlah anggota DPRD Jabar.

    Setelah gelaran upacara selesai, rangkaian dilanjutkan dengan defile atau parade pasukan militer.

    Masyarakat yang tadinya berdiri jauh dari area parade, dipersilakan untuk mendekat ke tengah panggung.

    “Untuk warga silakan mendekat ke area depan sini, agar bisa terlihat defilenya. Tapi yang tertib dan tidak ada selfie ya. Silakan duduk yang rapi, kalau tidak rapi saya tidak mau,” kata Dedi.

    Warga pun menyambut dan antusias mendekat ke area yang sudah ditentukan. Para petugas keamanan pun bergegas mengatur masyarakat agar bisa nyaman menyaksikan defile.

    Momentum ini pun dimanfaatkan warga yang ingin melihat secara dekat pemimpinnya, yang selama ini hanya bisa dilihatnya melalui layar gawai.

    “Wah Pak Dedi, saya nge fans pisan (banget) sama Pak KDM. Senang akhirnya sekarang bisa lihat dan ketemu langsung, biasanya kan dari TV atau Instagram saja,” ucap Iqbal, warga asal Kabupaten Bandung.

    Parade pun dimulai. Satu per satu peserta, mulai dari prajurit kavaleri yang menunggangi kuda, pasukan khusus dan elit di bawah TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Kemudian, ada juga siswa alumni barak militer dan petugas kebersihan yang ikut baris berbaris.

    Kurang dari 30 menit, parade tersebut selesai, dan warga dipersilakan untuk menikmati beragam hidangan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) secara cuma-cuma.

    “Silakan warga menikmati hidangan yang sudah disediakan, di sana ada sate jando, kupat tahu, dan sebagainya. Harusnya cukup ya, karena saya menyediakan untuk 10 ribu orang, tetapi harus tertib ambilnya dan tidak berdesak-desakan,” pungkasnya.

    Bandung 17 Agustus 2026

  • Semarak HUT ke-81 RI, Polda Jabar Gelar Lomba Yel-Yel Antar Satker

    Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar perlombaan yel-yel antar satuan kerja (satker) Polda Jabar. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Senin (17/8/2026).

    Perlombaan yel-yel tersebut diikuti oleh sejumlah satker di lingkungan Polda Jabar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk semangat dalam memperingati momentum Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas antar personel.

    Dengan penuh semangat, kreativitas, dan kekompakan, masing- masing peserta menampilkan yel-yel terbaik yang telah dipersiapkan. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat persatuan serta kebersamaan keluarga besar Polda Jabar.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan personel.

    “Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa nasionalisme di lingkungan Polda Jabar. Semangat kemerdekaan harus terus kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Kegiatan berlangsung dengan meriah, aman, dan lancar. Semangat para peserta dalam mengikuti perlombaan menjadi gambaran nyata bahwa nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kebersamaan terus dijaga oleh keluarga besar Polda Jawa Barat dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Bandung, 17 Agustus 2026

  • HUT ke-81 RI di Polda Jabar Dorong Personel Bekerja Adaptif hingga Solutif

    Polda Jawa Barat menegaskan komitmen penuh untuk mengawal serta mensukseskan berbagai program prioritas pemerintah pusat maupun daerah. Komitmen ini disampaikan tepat saat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar di Bandung, Senin (17/8/2026).

    Peringatan kemerdekaan tahun ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut dinilai relevan dengan fokus polda dalam mendorong penguatan sektor ekonomi nasional dan lokal.

    Upacara bendera yang dipimpin Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Benny Subandi tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Jabar.

    Dalam amanat Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto yang dibacakan Irwasda Polda Jabar, menyatakan bahwa kepolisian tidak boleh lagi bekerja hanya dalam cakupan penegakan hukum konvensional. Polri dituntut mengambil peran aktif pada sektor-sektor pembangunan strategis.

    “Polri juga harus menjadi bagian yang aktif dalam mendukung setiap program pemerintah, terutama program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

    Ia merinci sejumlah sektor vital yang menjadi fokus pengawalan kepolisian Jawa Barat. Sektor-sektor tersebut meliputi ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, hingga percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

    Pengawalan ketat pada sektor-sektor strategis ini bertujuan akhir untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat. Stabilitas keamanan dipandang sebagai pondasi paling dasar agar roda perekonomian dapat berputar maksimal.

    Langkah ini mempertegas transformasi fungsi kepolisian di Jawa Barat. Selain bertindak sebagai pelindung dan pengayom, Polda Jabar menempatkan diri sebagai mitra strategis pendorong kesejahteraan masyarakat.

    Bandung, 17 Agustus 2026

  • Bhabinkamtibmas Bubulak Sambangi Satuan Pengamanan Perumahan, Berikan Himbauan Serta Motivasi dan Edukasi

    Kota Bogor-Bhabinkamtibmas Bubulak Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar lakukan sambang kepada satuan pengamanan perumahan, dalam rangka pererat tali silaturahmi sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri tingkatkan sambang pada satuan pengamanan, berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    “Kami memang rutin lakukan sambang sekaligus memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H. Minggu (16/8/2026).

    “Kehadiran kami diharapkan dapat menjadi pemacu semangat dalam bekerja, sehingga suasana aman dan nyaman di masyarakat dapat terus dipertahankan,” sambungnya.

    Berlokasi di Perumahan Griya Melati 2, RW 1 Kelurahan Bubulak Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aipda Didi Sunardi sambangi Bapak Mirta selaku petugas satuan pengamanan perumahan, dengarkan curahan hati serta berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi.

  • Polda Jabar Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Cicalengka, 137 Telah Dibangun dan Direnovasi di Berbagai Titik Se-Jabar

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (13/8/2026) Peresmian ini disiarkan langsung serta dilaporkan kepada Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, Kapolsek Cicalengka, serta Kepala Desa Panenjoan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen polda bersama stakeholder dalam mendukung Asta Cita Presiden RI melalui program Jembatan Merah Putih Presisi.

    “Dapat kami laporkan, dalam mendukung Asta Cita Presiden RI melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, Polda Jawa Barat bersama pemerintah daerah, stakeholder, dan berbagai elemen masyarakat telah selesai membangun dan merenovasi 137 jembatan di berbagai wilayah Jawa Barat,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

    Irjen Pol. Pipit merincikan, dari total 137 jembatan tersebut, sebanyak 136 jembatan telah selesai dikerjakan. Sementara itu, 1 jembatan lainnya yang berlokasi di Kalipucang, Pangandaran, masih dalam proses pembangunan dengan progres mencapai 60%.

    “Secara keseluruhan, jembatan tersebut memiliki total bentang sekitar 2,07 kilometer yang diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 584 ribu masyarakat,” ungkapnya.

    Khusus untuk jembatan di Desa Panenjoan, Pipit menjelaskan bahwa sebelumnya warga sekitar hanya mengandalkan jembatan bambu sederhana untuk melintas. Jembatan tersebut menjadi jalur krusial yang menghubungkan Desa Panenjoan di Cicalengka dengan Desa Nanjung Mekar di Rancaekek.

    “Sebelumnya masyarakat hanya menggunakan jembatan sederhana dari bambu untuk menghubungkan Desa Panenjoan, Cicalengka, dengan Desa Nanjung Mekar, Rancaekek. Padahal, akses ini sangat penting bagi mobilitas sekitar 1.500 jiwa,” tutur Irjen Pol. Pipit.

    Ia menambahkan, kehadiran jembatan permanen yang lebih kokoh dan aman ini diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat sekitar.

    “Bagi kami, Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi mendorong kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Polda Jawa Barat bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

    Bandung, 13 Agustus 2026