Category: Uncategorized

  • Kapolda Jabar Resmikan Gedung Sat Intelkam Polres Cimahi “38 Setia”

    Kapolda Jabar Resmikan Gedung Sat Intelkam Polres Cimahi “38 Setia”

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., secara resmi meresmikan Gedung Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Cimahi yang dikenal dengan nama “38 Setia” dalam sebuah upacara yang berlangsung di Mapolres Cimahi, Rabu (6/5/2026).

    Peresmian gedung ini menjadi momen bersejarah sekaligus penanda babak baru bagi jajaran Sat Intelkam Polres Cimahi dalam menjalankan tugas pelayanan intelijen, pengamanan wilayah, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Kapolda Jabar mengungkapkan rasa syukur yang mendalam di sela-sela acara peresmian. Ia menyebutkan bahwa perjalanan panjang penuh tantangan dan dinamika telah dilalui hingga akhirnya gedung yang megah ini dapat berdiri kokoh dan diresmikan.

    Dengan diresmikannya Gedung Sat Intelkam oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Kapolda Jabar mengatakan bahwa Nama “38 Setia” yang melekat pada gedung ini bukanlah sekadar label administratif atau nama seremonial belaka. Angka 38 dan kata Setia mengandung filosofi yang sangat mendalam dan sakral bagi korps Sat Intelkam Polres Cimahi. Nama tersebut melambangkan dedikasi tanpa batas, loyalitas yang tidak pernah pudar, serta kesetiaan mutlak dalam menjalankan tugas pengintaian, pengamanan wilayah, analisis intelijen, dan pelayanan profesional yang senantiasa berlandaskan integritas tinggi dan rasa tanggung jawab yang besar kepada masyarakat.

    Proses peresmian gedung ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, ditandai dengan serangkaian kegiatan simbolis yang sarat makna. Diawali dengan pemotongan pita oleh Kapolda Jawa Barat sebagai tanda resmi dibukanya gedung untuk operasional. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dibubuhi tinta emas sebagai bukti sejarah yang akan dikenang sepanjang masa. Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan langsung oleh Kapolda Jawa Barat ke berbagai ruangan dan fasilitas yang ada di dalam Gedung Sat Intelkam “38 Setia” tersebut, didampingi oleh Kapolres Cimahi dan jajaran pejabat utama Polres Cimahi.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada seluruh jajaran Polres Cimahi, khususnya personel Sat Intelkam yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dan pantang menyerah dalam mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang representatif, modern, dan layak pakai ini.

    “Semoga dengan adanya gedung baru yang megah dan representatif ini, kinerja Sat Intelkam Polres Cimahi semakin optimal, profesional, terukur, dan akuntabel. Ini adalah wujud nyata perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan, kenyamanan, dan kebutuhan personel di lapangan,” ujar Kapolda Jabar.

    Keberadaan Gedung Sat Intelkam “38 Setia” yang baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan terhadap berbagai aspek tugas kepolisian, khususnya di bidang intelijen. Beberapa fungsi strategis yang akan ditunjang secara maksimal antara lain pengumpulan data dan informasi intelijen yang akurat, cepat, dan terkini, pengawasan wilayah yang lebih ketat, terstruktur, dan sistematis, analisis mendalam terhadap potensi gangguan keamanan, serta pencegahan dini terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polres Cimahi dan sekitarnya.

    “Harapannya tentunya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seperti itu. Kami ingin masyarakat Cimahi merasa aman, nyaman, terlindungi, dan dilayani dengan sepenuh hati serta penuh rasa hormat. Gedung ’38 Setia’ ini adalah salah satu bukti nyata komitmen dan keseriusan kami dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya kepada seluruh warga masyarakat Kota Cimahi,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H

    Acara peresmian yang berlangsung sejak pagi hari tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting. Hadir di antaranya para pejabat utama Polres Cimahi, seluruh Kapolsek jajaran, seluruh personel Sat Intelkam Polres Cimahi, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan unsur Forkopimda Kota Cimahi. Suasana acara tampak berlangsung khidmat, tertib, aman, namun penuh dengan kebersamaan, kehangatan, dan kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang harmonis serta hubungan yang baik antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat yang hadir.

  • POLRESTA BOGOR KOTA BERHASIL UNGKAP KASUS PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH WNA

    Kota Bogor- Peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 477 KUHPidana yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2026 sekitar jam 20.45 WIB di Jl. Cendana cluster lv no. 35 kel. Kertamaya kec. Bogor selatan kota Bogor. Peristiwa tersebut bermula ketika korban pergi meninggalkan rumah pada tanggal 18 Maret 2026 untuk liburan ke negara Tiongkok, pada saat itu tidak ada siapapun yang tinggal di dalam rumah tersebut. Kemudian pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2022 sekitar jam 20.49 WIB korban mendapatkan notifikasi dari CCTV terkait adanya orang lain yang masuk kedalam rumahnya, namun korban baru melihat hal tersebut di jam 21.35 WIB, setelah korban melihat hasil rekaman CCTV tersebut, benar bahwa ada orang yang masuk kedalam rumahnya dan melakukan pencurian. Mengetahui hal tersebut korban mencoba menelpon pihak security dan orang tuanya. Kemudian pada jam 22.00 WIB orang tua korban beserta security sampai di TKP, dan benar kondisi rumah sudah berantakan dan barang – barang berharga milik korban sudah hilang. Berdasarkan hasil pengecekan CCTV pelaku berjumlah 4 (empat) orang, Pelaku melakukan hal tersebut dengan cara masuk melalui pagar belakang rumah, kemudian merusak pintu kamar milik korban kemudian mengambil barang – barang berharga milik korban. 

    Korban mengalami kerugian materil adapun barang yang berhasil dicuri sebagai berikut : – 10 (sepuluh) buah Jam Tangan Merk GC; – Logam Mulia 150 Gram; – 5 (lima) Buah Cincin Emas; – 6 (enam) atau lebih Aksesoris Emas; – 3 (tiga) buah Gelang Emas 15 Gram; – Uang Tunai Sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah); – Uang Tunai Pecahan Rp. 2000,- (dua ribu rupiah) dan Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) sebanyak Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah); – 1 (satu) Kunci Cadangan Mobil Mitsubishi Expander; – 1 (satu) buah STNK Motor Honda Vario Nomor Polisi F 5159 LJS; – 3 (tiga) buah SIM, 2 SIM C atas korban dan atas nama istri korban serta 1 SIM A milik istri korban; 1 (satu) buah Liontin emas batu hitam.

  • Kapolda Jabar Pimpin Halal Bihalal Bersama FKPPI dan KBPP Polri, Perkuat Semangat Sauyunan Jaga Lembur

    Kota Bogor- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Halal Bihalal bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) serta Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Lantai 4 Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Jabar, Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi pasca- Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkokoh sinergitas antara kepolisian dengan organisasi keluarga besar purnawirawan.

    Dalam pelaksanaannya, Kapolda Jabar didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, di antaranya Irwasda, Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Binmas, serta Kabid Humas. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan komitmen serius Polda Jabar dalam merangkul elemen organisasi pendukung Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat. Suasana penuh kehangatan menyelimuti pertemuan tersebut, di mana para pengurus FKPPI dan KBPP Polri berdialog langsung dengan pimpinan tertinggi kepolisian di Jawa Barat.

    Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menekankan pentingnya peran strategis FKPPI dan KBPP Polri sebagai perpanjangan tangan kepolisian di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa seluruh anggota organisasi ini harus menjadi pelopor dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang muncul di lingkungan terkecil sekalipun.

    Secara khusus, Kapolda Jabar menggarisbawahi nilai kearifan lokal dalam menjaga keamanan dengan filosofi “Sauyunan Jaga Lembur”. Beliau menyatakan bahwa seluruh anggota FKPPI dan KBPP Polri memiliki semangat yang sama untuk saling bekerja sama dan bergotong-royong dalam menjaga lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. Semangat “Sauyunan” ini dinilai sangat relevan untuk diaplikasikan guna memastikan setiap sudut wilayah Jawa Barat tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

    Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa peran sebagai garda terdepan keamanan bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap anggota FKPPI dan KBPP Polri. Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan koordinasi antara Polda Jabar dan keluarga besar purnawirawan semakin solid, sehingga segala potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah secara dini melalui semangat kebersamaan yang telah terbina dengan sangat baik.

  • Polda Jabar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Jelang Pendakian Gunung Gede Bersama Kapolda Jabar

    Kota Bogor- Dalam rangka memastikan kesiapan fisik dan kesehatan personel menjelang kegiatan pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jawa Barat, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pejabat utama dan anggota Polda Jabar.

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) bertempat di Aula Masjid Al-Aman Polda Jabar, dan diikuti oleh Pejabat Utama serta personel Polda Jabar yang akan turut serta dalam agenda pendakian.

    Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis, meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi fisik umum, kesehatan jantung, serta pemeriksaan penunjang lainnya guna memastikan seluruh peserta dalam kondisi prima dan layak mengikuti kegiatan pendakian.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bentuk perhatian pimpinan terhadap keselamatan personel, mengingat pendakian gunung membutuhkan stamina, ketahanan fisik, serta kesiapan mental yang baik.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jabar untuk mengutamakan keselamatan dan kesiapan seluruh peserta sebelum melaksanakan kegiatan pendakian.

    “Pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh pejabat dan personel yang akan mengikuti pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jabar berada dalam kondisi sehat dan prima. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pembinaan fisik dan kesehatan personel agar selalu siap dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian maupun kegiatan pembinaan jasmani lainnya.

    “Selain untuk persiapan pendakian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kesehatan personel Polda Jabar, sehingga seluruh anggota tetap terjaga kebugarannya dan siap menjalankan tugas secara maksimal,” tambahnya.

    Dengan dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jabar dengan kondisi sehat, aman, serta kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

  • Polda Jabar Berikan Penghormatan atas Jasa Marsinah sebagai Simbol Perjuangan Pekerja

    Kota Bogor-Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyampaikan penghormatan mendalam terhadap dedikasi dan jasa perjuangan Marsinah, tokoh penggerak buruh yang menjadi simbol keberanian dalam menuntut keadilan bagi kaum pekerja. Momentum ini dijadikan refleksi bagi institusi Polri untuk terus memperkuat sinergi dengan elemen buruh di Jawa Barat, guna memastikan hak-hak pekerja terpenuhi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

    Polda Jabar memandang semangat Marsinah bukan sekadar memori sejarah, melainkan pengingat akan pentingnya martabat kemanusiaan dalam lingkungan kerja.

    Jejak perjuangan Marsinah pada masa lampau merupakan catatan penting bagi perkembangan hak asasi manusia di Indonesia. Sebagai seorang aktivis buruh di PT Catur Putra Surya (CPS) Sidoarjo pada tahun 1993, Marsinah dikenal vokal dalam menyuarakan perbaikan kesejahteraan rekan- rekannya, mulai dari kenaikan upah sesuai instruksi gubernur hingga hak cuti hamil bagi pekerja perempuan. Keberaniannya berdiri di garis depan untuk bernegosiasi dengan pihak manajemen menunjukkan bahwa aspirasi buruh adalah bagian integral dari demokrasi ekonomi yang harus didengar dan dihormati.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa menghargai warisan perjuangan tersebut, Polda Jabar menekankan komitmennya dalam menjaga kondusivitas serta memberikan ruang bagi buruh untuk menyampaikan pendapat secara aman dan tertib.

    “Personel kepolisian senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal setiap aspirasi masyarakat, termasuk aksi-aksi buruh di wilayah hukum Jawa Barat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai demokrasi yang dahulu juga diperjuangkan oleh sosok Marsinah dengan penuh pengorbanan.” ujar Hendra, Selasa (5/5/2026)

    Dalam keterangannya, Polda Jabar juga memberikan imbauan kepada seluruh elemen buruh dan serikat pekerja untuk terus mengutamakan jalur komunikasi dan dialog yang konstruktif dalam menyelesaikan setiap perselisihan industrial. Sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus menyejahterakan para buruh. Dengan komunikasi yang baik, setiap kendala diharapkan dapat menemukan solusi tanpa harus mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban umum di tengah masyarakat.

    Terakhir, masyarakat dan para pekerja diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Polda Jabar mengajak semua pihak untuk menjadikan semangat perjuangan Marsinah sebagai inspirasi untuk terus berprestasi dan membangun Indonesia dengan cara yang positif. Kepolisian menjamin akan selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, termasuk para pejuang ekonomi di sektor industri.

  • Polda Jabar Siapkan Perlengkapan Memadai, Utamakan Keselamatan Pendaki Dalam Aksi Bakti Lingkungan Di Gunung Gede Pangrango

    Polda Jabar Siapkan Perlengkapan Memadai, Utamakan Keselamatan Pendaki Dalam Aksi Bakti Lingkungan Di Gunung Gede Pangrango

    Keselamatan dan kenyamanan pendaki menjadi perhatian utama dalam kegiatan bakti lingkungan yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Barat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
    Di bawah kepemimpinan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan kesiapan para peserta sebelum melakukan pendakian.

    Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut, Polda Jabar melakukan pembagian serta pengecekan peralatan naik gunung secara menyeluruh. Adapun perlengkapan yang diberikan meliputi tas merek Rei Montan 50L, trekking pole, sleeping bag, sarung tangan, kupluk, jas hujan, matras, serta head lamp. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dan peserta memiliki perlengkapan yang memadai guna menunjang keselamatan selama berada di jalur pendakian.

    Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam aktivitas pendakian.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan di alam terbuka tetap mengedepankan aspek keselamatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polda Jabar dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

    Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pegunungan, serta menumbuhkan budaya pendakian yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

    Bandung 05 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Patroli QR Samapta Bogor Utara Intensif Digelar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jam Rawan

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Samapta Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat secara rutin melaksanakan patroli Quick Response (QR) di wilayah hukumnya, khususnya pada jam-jam rawan, Selasa (05/05/2026).

    Kegiatan patroli ini difokuskan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi kriminalitas jalanan maupun tawuran antar kelompok bermotor yang kerap terjadi pada waktu dini hari.

    Kapolsek Bogor Utara, KOMPOL Enjo Sutarjo, SH., MH., menyampaikan bahwa patroli rutin yang dilakukan oleh personel Samapta merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.

    “Melaksanakan tugas rutin patroli di jam kecil sebagai upaya mengantisipasi gangguan keamanan, termasuk potensi tawuran antar kelompok bermotor, sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman,” ungkapnya.

    Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas patroli juga menyambangi titik-titik yang dianggap rawan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

    Dengan kehadiran patroli QR Samapta secara berkelanjutan, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bogor Utara.

    Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi wilayah terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.

  • Polsek Bogor Utara Tingkatkan Pelayanan, Polantas Hadir Atur Lalu Lintas di Titik Rawan Macet

    KOTA BOGOR – Dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat serta menjaga kelancaran arus kendaraan, jajaran Lalu Lintas Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, Selasa (05/05/2026).

    Kegiatan pengaturan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi arahan pimpinan guna meningkatkan kehadiran anggota di lapangan, khususnya dalam membantu masyarakat pengguna jalan agar aktivitas berkendara tetap aman, tertib, dan lancar.

    Adapun beberapa titik yang menjadi fokus pengaturan di antaranya Simpang Jalan Baru (9A), Simpang Warung Jambu (8A), serta Simpang Pomad. Lokasi-lokasi tersebut diketahui kerap mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada jam sibuk, sehingga membutuhkan kehadiran petugas untuk mengurai kepadatan.

    Kapolsek Bogor Utara, KOMPOL Enjo Sutarjo, SH., MH., melalui Panit Lantas Polsek Bogor Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi kemacetan sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.

    “Pengaturan arus lalu lintas ini rutin kami laksanakan di titik-titik yang rawan kepadatan, agar arus kendaraan tetap berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

    Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga etika berkendara, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang lebih tertib dan kondusif di wilayah Bogor Utara. Selama pelaksanaan kegiatan, arus lalu lintas terpantau lancar dan situasi berlangsung aman serta terkendali.

  • Polantas Bogor Utara Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan Kepadatan

    KOTA BOGOR – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas, jajaran Lalu Lintas Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, Selasa (05/05/2026).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota agar seluruh personel terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang lalu lintas guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.

    Adapun lokasi pengaturan difokuskan pada beberapa titik yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan, yakni di Simpang Jalan Baru (9A), Simpang Warung Jambu (8A), dan Simpang Pomad. Ketiga titik tersebut menjadi prioritas karena sering terjadi kepadatan arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.

    Kapolsek Bogor Utara, KOMPOL Enjo Sutarjo, SH., MH., melalui Panit Lantas Polsek Bogor Utara menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

    “Pengaturan lalu lintas ini rutin dilaksanakan di titik-titik rawan kemacetan guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan serta meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

    Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban, serta mengedepankan keselamatan dalam berkendara.

    Dengan kehadiran anggota Polantas di lapangan, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih tertib dan lancar, serta mampu menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bogor Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Ciluar Laksanakan DDS dan Dialogis Harkamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Warga

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ciluar Polsek Bogor Utara, Aiptu Maulana Mustika, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) sekaligus dialogis bersama warga di wilayah binaannya.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi kediaman Bapak Sulaeman selaku Ketua RT 01 RW 02, yang berlokasi di Kampung Babakan Poncol, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam melakukan monitoring situasi wilayah serta mempererat komunikasi dengan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Maulana Mustika berdialog langsung dengan Ketua RT guna menyerap informasi terkait kondisi keamanan lingkungan serta potensi gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

    Melalui kegiatan DDS ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Peran aktif tokoh masyarakat, seperti Ketua RT, dinilai sangat penting dalam membantu kepolisian mendeteksi dini serta mencegah potensi gangguan keamanan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polsek Bogor Utara akan terus mengintensifkan kegiatan sambang dan dialogis sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus upaya preventif dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.