Category: Uncategorized

  • Membawa Bom Molotov dan Psikotropika, M R N Jadi Tersangka Kericuhan May Day di Bandung

    Tim Gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jabar bergerak cepat meredam aksi vandalisme kelompok anarko dengan menangkap M R N, yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kerusuhan perayaan May Day di Kota Bandung.

    Pemuda tersebut diringkus di perempatan Cikapayang Pasupati pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB, tepat saat situasi memanas akibat pembakaran fasilitas publik dan pengrusakan infrastruktur jalan. Penangkapan M R N menjadi krusial bagi penyidikan karena ia diduga kuat sebagai salah satu motor penggerak massa yang mengubah unjuk rasa damai menjadi aksi destruktif yang mencekam di jantung kota.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K.,M.H mengungkapkan bahwa Dalam penggeledahan yang dilakukan petugas, M R N kedapatan membawa senjata mematikan berupa dua buah bom molotov yang diduga kuat dipersiapkan untuk melakukan serangan sabotase. Keberadaan barang bukti ini memperkuat dugaan bahwa keterlibatan M R N bukan sekadar ikut-ikutan, melainkan terencana dalam aksi pembakaran pos polisi dan videotron. Selain itu, petugas juga menyita sebuah bendera bertuliskan “PUNK FOOTBALL HATE COPS” yang mengindikasikan afiliasi tersangka terhadap gerakan anti-aparat yang kerap memicu kericuhan di tengah massa.

    “Selain senjata peledak, fakta yang sangat memprihatinkan ditemukan terkait kepemilikan berbagai jenis obat psikotropika oleh tersangka. Polisi menyita total lima jenis obat keras dari tangan M R N yang terdiri dari tiga strip Alprazolam, satu strip Mersi, satu strip Euforis, serta satu strip Resperidon. Hasil pemeriksaan urine kemudian mengonfirmasi bahwa M R N positif menggunakan obat terlarang jenis Tramadol. Temuan ini menjelaskan kondisi psikologis tersangka yang berani melakukan tindakan nekat dan destruktif di bawah pengaruh zat adiktif tersebut.” kata Kombes Hendra, Minggu (3/5/2026)

    Aksi anarkis yang melibatkan M R N dan kelompoknya mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur kota, termasuk terbakarnya satu unit videotron dan satu Pos Polisi Gatur di perempatan Cikapayang. Tidak hanya itu, kelompok ini juga melakukan pengrusakan terhadap fasilitas traffic light yang mengganggu sistem lalu lintas kota. Atas tindakan tersebut, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar menjerat M R N dengan Pasal 308, Pasal 309, serta Pasal 262 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPIDANA, dengan ancaman hukuman berat terkait pembakaran dan penghasutan.

    Pihak kepolisian saat ini terus mendalami keterkaitan M R N dengan jaringan anarkis yang lebih luas, termasuk menganalisis delapan unit kendaraan roda dua yang turut disita sebagai barang bukti. Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar menegaskan bahwa pengembangan kasus akan terus berlanjut melalui ekstraksi data telepon seluler tersangka untuk mengungkap aktor intelektual di balik pergerakan ini. Langkah tegas diambil agar aksi kekerasan serupa tidak lagi terulang dan stabilitas keamanan di wilayah hukum Jawa Barat tetap terjaga dari ancaman kelompok radikal.

    Bandung, 03 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • POLDA JABAR AMANKAN TERDUGA PELAKU ANARKISME DI CIKAPAYANG, SALAH SATUNYA F A P

    Polda Jawa Barat melalui Satgas Gakkum berhasil mengamankan sejumlah terduga pelaku aksi anarkis yang terjadi di kawasan Jalan Cikapayang, Kota Bandung, pada Jumat, 1 Mei 2026 malam.

    Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan S.I.K., M.H , menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan sesaat setelah terjadinya aksi pengrusakan dan pembakaran fasilitas publik sekitar pukul 21.00 WIB.

    Dari enam orang yang diamankan, salah satunya adalah F A P seorang pelajar kelahiran Bandung, 31 Desember 2005, yang berdomisili di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

    “Yang bersangkutan diduga terlibat aktif dalam aksi anarkis, termasuk mendistribusikan perlengkapan kepada massa serta melakukan pelemparan terhadap pos polisi juga melakukan pelemparan video tron” ujar Hendra, Minggu (3/5/2026)

    Selain itu, F A P juga diduga turut merekam dan menyebarkan video aksi tersebut.

    Dari tangan F A P, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa Uang tunai Rp30.000, Kacamata hitam, Tas warna hijau , 1 buah helm warna putih, bertuliskan “Jaringan Konspirasi Sel-Sel Api” serta 1 bungkus rokok merek Jazy.

    Atas perbuatannya, yang bersangkutan dijerat dengan Pasal 308 dan/atau Pasal 309 dan/atau Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Polda Jabar menegaskan akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap pihak lain yang terlibat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Jawa Barat.

    Bandung 3 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Bandung Kondusif Pasca May Day, Polisi Tangani Gangguan Anarko dengan Cepat

    Bandung Kondusif Pasca May Day, Polisi Tangani Gangguan Anarko dengan Cepat

    Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei di Kota Bandung berlangsung aman dan damai. Ribuan buruh dari berbagai elemen serikat pekerja mengikuti rangkaian aksi dengan tertib, menyuarakan aspirasi mereka tanpa insiden berarti hingga kegiatan berakhir.

    Meski demikian, pada akhir kegiatan sempat terjadi gangguan yang diduga dilakukan oleh kelompok anarko. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan di beberapa titik. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hingga saat ini, kondisi di Bandung dilaporkan tetap kondusif. Aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan stabilitas dan ketertiban masyarakat tetap terjaga pasca aksi May Day.
    Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Sementara itu, beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran oleh petugas.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa situasi kini sudah terkendali.
    “Memang sempat terjadi gangguan oleh kelompok anarko, namun dapat segera kami tangani. Saat ini situasi di Bandung aman dan kondusif. Beberapa pelaku sudah kami amankan, dan sisanya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026)

    Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif para buruh yang tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

    Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan May Day secara damai, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dapat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Barat.

    Bandung 2 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polda Jabar Tetapkan 6 Tersangka Pembakaran Pos Polisi Cikapayang, Barang Bukti Bom Molotov Disita

    Polda Jabar Tetapkan 6 Tersangka Pembakaran Pos Polisi Cikapayang, Barang Bukti Bom Molotov Disita

    Kepolisian Daerah Jawa Barat bergerak cepat mengamankan situasi pasca-aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di kawasan perempatan Cikapayang-Pasupati, Kota Bandung. Tim Satgas Gakkum Polda Jabar berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku, di mana enam di antaranya kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K.M.H menjelaskan bahwa para pelaku ditangkap sesaat setelah melakukan tindakan destruktif pada Jumat (1/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

    Aksi anarkis tersebut menyebabkan terbakarnya satu unit videotron, satu Pos Polisi Gatur, serta pengrusakan fasilitas publik berupa traffic light.

    Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, enam orang yang berstatus pelajar yakni MRN, MRA, RS, MFNA, FAP, dan HIS ditetapkan sebagai tersangka.

    “Mereka terbukti melakukan tindak pidana pembakaran, penghasutan, dan pengrusakan secara bersama-sama,” ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Sabtu (2/5/2026)

    Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, termasuk dua buah bom molotov, bensin, serta atribut kelompok tertentu seperti bendera bertuliskan “Punk Football Hate Cops” dan stiker “Jaringan Konspirasi Sel-Sel Api”.

    “Peran masing- masing tersangka sudah kami identifikasi. Ada yang menyiapkan bom molotov, ada yang melakukan pelemparan, hingga provokator aksi,” ucapnya.

    “Saat ini tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain melalui analisa CCTV dan ekstraksi data dari ponsel para pelaku,” pungkas Kabid Humas.

    Bandung 2 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • 6 Tersangka Perusak Pos Polisi di Bandung Ternyata Pelajar dan Positif Obat Terlarang

    6 Tersangka Perusak Pos Polisi di Bandung Ternyata Pelajar dan Positif Obat Terlarang

    Polda Jabar mengungkap sejumlah hasil pengungkapan kasus pengrusakan fasilitas publik di Jalan Cikapayang, Bandung. Enam pemuda yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar dalam aksi pembakaran Pos Polisi dan videotron diketahui masih berstatus sebagai pelajar dan positif menggunakan obat-obatan terlarang.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H membeberkan hasil pemeriksaan urine para tersangka yang berinisial MRN (21), MRA (17), RS (19), MFNA (19), FAP (21), dan HIS (20). Seluruhnya dinyatakan positif mengonsumsi obat keras jenis Tramadol.

    “Ini sangat memprihatinkan. Selain melakukan aksi anarkis, para tersangka ini diketahui di bawah pengaruh obat-obatan terlarang jenis Tramadol saat beraksi. Terkait temuan ini, kasusnya juga ditindaklanjuti oleh Ditresnarkoba Polda Jabar,” ujar Kombes Pol. Hendra, Sabtu (2/5/2026)

    Selain hasil tes urine, polisi juga mengamankan berbagai jenis psikotropika dari salah satu tersangka berinisial MRN, berupa butiran Alprazolam, Mersi, Euforis, dan Resperidon.

    Berbagai atribut yang mengindikasikan kelompok “pelajar pembangkang” dan antifasis juga turut disita petugas dari tas para pelaku.

    Kombes Pol. Hendra menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mendalami keterlibatan kelompok tertentu yang mencoba memanfaatkan para pelajar ini untuk melakukan aksi kekerasan.

    “Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait asal-usul obat-obatan tersebut dan motivasi di balik simbol-simbol perlawanan yang mereka bawa. Kami mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya agar tidak terjebak dalam pusaran anarkisme dan narkoba,” tutupnya.

    Bandung 2 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Pimpin Langsung Pengamanan May Day di Bandung

    Kapolda Jabar Pimpin Langsung Pengamanan May Day di Bandung

    Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan memimpin langsung mengamankan aksi ricuh yang dilakukan oleh sekelompok orang berpakaian serba hitam yang tak hanya merusak fasilitas umum di Bandung tetapi juga melakukan pembakaran, salahsatunya pos polisi, Jumat (1/5/2026) petang.

    Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa tak ada agenda buruh berunjuk rasa baik di Bandung atau Jawa Barat dalam menyampaikan aspirasi di peringatan hari buruh Internasional hari ini. Ada aksi di depan Gedung DPRD Jabar dan Jatinangor, itu pun dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas dan selesai sore hari pukul 17.00 WIB.

    “Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran yang awalnya hanya banner tapi sampai merusak lampu lalu lintas, fasilitas CCTV Pemprov Jabar dan Kota Bandung, hingga merusak pos polisi di Tamansari, serta videotron,” katanya.

    Tak hanya itu, Kapolda Jabar menegaskan kelompok hitam-hitam itu sampai melakukan aksi sweeping yang jelas menakutkan masyarakat dan pengguna jalan.

    “Kami bersama Pemda dan Kodam III Siliwangi hadir langsung untuk melindungi keamanan untuk masyarakat. Kami akan tindak tegas, karena apa yang dilakukan mereka ini sudah masuk kriminal dan membahayakan petugas serta masyarakat lainnya,” ujar Rudi.

    Kapolda pun menambahkan, kelompok hitam- hitam ini terus bergerak dan petugas terus mengikutinya untuk mengimbau mereka membubarkan diri. Tetapi, kata Rudi, mereka tak mendengarkan imbauan itu, yang bahkan terus merusak fasilitas umum sehingga merugikan pemerintah dan masyarakat.

    “Bahaya sekali apa yang dilakukan mereka ini sampai merazia masyarakat pengguna jalan. Jelas, ini kelompok kriminal,” katanya.

    Irjen Rudi pun menyebut personelnya terus bergerak sesuai SOP dan mengimbau agar kelompok hitam itu membubarkan diri.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa pihak Kepolisian sudah mengamankan beberapa pelaku perusakan karena itu tindakan pidana. “Tentunya akan kami proses, dan kami akan berjaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman. Kami belum dapat sampaikan jumlah pastinya yang telah ditangkap,” katanya.

    Bandung 1 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Wakapolda Jabar Turun Langsung, Berikan Layanan Kesehatan Humanis di May Day Fiesta Monas

    Kota Bogor-Polda Jawa Barat menunjukkan komitmen pelayanan prima dengan menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi para buruh yang mengikuti peringatan May Day Fiesta di kawasan Monas, Jakarta. Tidak sekadar memantau pengamanan, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustadi Bachtiar turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap massa aksi mendapatkan perhatian medis yang memadai. Kehadiran jenderal bintang satu ini menjadi simbol bahwa Polri hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang persuasif dan penuh empati.

    Bersama tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jabar, Brigjen Pol. Adi Vivid menyapa para buruh yang sedang berunjuk rasa sembari menawarkan pemeriksaan kesehatan, dimana Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemberian vitamin, hingga penyediaan obat-obatan bagi peserta aksi yang merasa kurang fit akibat cuaca panas dan kelelahan. Aksi simpatik ini bertujuan untuk memastikan agar aspirasi para buruh dapat tersampaikan dalam kondisi fisik yang sehat dan prima.

    Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustadi Bachtiar menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami ingin memastikan teman-teman buruh tetap terjaga kesehatannya selama menjalankan aktivitas di lapangan. Ini adalah bentuk pelayanan sepenuh hati dari Polda Jabar untuk masyarakat, karena kami adalah bagian dari mereka,” ujar Wakapolda di sela-sela kegiatannya memberikan layanan kesehatan di area Monas, Jum’at (1/5/2026)

    Tim Biddokes Polda Jabar yang dikerahkan juga bersiaga dengan ambulans dan peralatan medis lengkap guna mengantisipasi situasi darurat. Para peserta aksi menyambut positif inisiatif ini; banyak dari mereka yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk sekadar berkonsultasi atau meminta bantuan medis ringan. Suasana di sekitar posko kesehatan pun tampak hangat, mencerminkan sinergi yang harmonis antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat pekerja.

    Melalui kegiatan ini, Polda Jabar membuktikan bahwa pengamanan aksi massa tidak hanya soal menjaga ketertiban, tetapi juga tentang memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan. Dedikasi yang ditunjukkan oleh jajaran Polda Jabar di May Day Fiesta tahun ini, diharapkan dapat terus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan iklim penyampaian pendapat yang aman, damai dan sehat

  • BERIKAN LAYANAN KESEHATAN KEPADA PENDEMO SAAT MAY DAY FIESTA DI MONAS

    Kota Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta yang berlangsung pada Jumat (1/5/2026), Polda Jawa Barat melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jabar memberikan layanan kesehatan kepada para peserta aksi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

    Layanan kesehatan tersebut disiagakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan para buruh yang menyampaikan aspirasi. Tim medis dari Biddokkes Polda Jabar tampak sigap memberikan pertolongan pertama kepada peserta aksi yang mengalami pingsan, kelelahan, dehidrasi, maupun keluhan kesehatan lainnya selama kegiatan berlangsung.

    Kehadiran personel kesehatan ini menjadi bagian dari upaya humanis Polri dalam mengawal jalannya aksi agar tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Selain memberikan penanganan langsung di lapangan, petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan massa.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat, termasuk para buruh yang tengah memperingati May Day.

    “Polda Jawa Barat melalui Biddokkes Polda Jabar hadir untuk memastikan seluruh peserta aksi tetap dalam kondisi sehat dan aman. Ini merupakan wujud pelayanan Polri yang tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga aspek kemanusiaan,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pengamanan dan pelayanan kesehatan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas serta menciptakan suasana yang kondusif selama peringatan Hari Buruh.

    Dengan adanya dukungan layanan kesehatan tersebut, diharapkan para peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi dengan nyaman dan tetap menjaga ketertiban umum. Situasi di lokasi kegiatan terpantau aman dan terkendali.

  • Polwan Polda Jabar Bagikan Konsumsi kepada Buruh Pendemo di Monas pada May Day 2026

    Kota Bogor-Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polwan Polda Jawa Barat menunjukkan kepedulian dan pendekatan humanis dengan membagikan konsumsi kepada para buruh yang mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026).

    Kegiatan pembagian konsumsi tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya kepada para peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai. Polwan Polda Jabar turun langsung ke lapangan membagikan makanan dan minuman kepada para buruh pendemo, sekaligus menyampaikan imbauan agar aksi berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

    Suasana hangat terlihat ketika para Polwan membagikan konsumsi dengan ramah dan penuh senyum kepada massa aksi. Para buruh pun menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian serta sikap humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menciptakan situasi yang kondusif selama berlangsungnya rangkaian kegiatan May Day 2026.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembagian konsumsi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mengawal jalannya aksi agar tetap berjalan damai.

    “Kegiatan ini adalah bentuk pelayanan dan kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para buruh yang menyampaikan aspirasi pada May Day 2026. Polwan Polda Jabar hadir untuk memberikan dukungan secara humanis, sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa Polda Jabar berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan persuasif serta mengutamakan keselamatan semua pihak dalam setiap kegiatan pengamanan unjuk rasa.

    “Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan anarkis, dan bersama-sama menjaga keamanan. Mari kita wujudkan suasana yang damai sesuai moto Polda Jabar, ‘Sauyunan Jaga Lembur’,” tambahnya.

    Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, serta peringatan Hari Buruh Internasional 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

  • Satlantas Polsek Bogor Utara Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan Kemacetan

    KOTA BOGOR – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, jajaran Lalu Lintas Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, Jumat (01/05/2026).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta meminimalisir terjadinya kemacetan di wilayah hukum Polsek Bogor Utara. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

    Adapun lokasi pengaturan difokuskan di beberapa titik strategis yang kerap mengalami kepadatan, yakni Simpang Jalan Baru (9A), Simpang Warung Jambu (8A), dan Simpang Pomad. Ketiga lokasi tersebut diketahui menjadi simpul lalu lintas dengan volume kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam-jam sibuk.

    Kapolsek Bogor Utara, KOMPOL Enjo Sutarjo, SH, MH, melalui Panit Lantas Polsek Bogor Utara menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

    “Pengaturan dilakukan di titik-titik yang sering terjadi kepadatan arus lalu lintas, sehingga diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

    Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.

    Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara rutin, diharapkan situasi lalu lintas di wilayah Bogor Utara tetap tertib, lancar, dan kondusif.